Mahfud MD Blak-blakan: Tidak Berani Korupsi Karena Takut Hukuman Ini..

Mahfud MD Blak-blakan: Tidak Berani Korupsi Karena Takut Hukuman Ini..


Suara.com – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud Md menyampaikan dirinya tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi karena gelisah beserta hukuman batin atau hukuman otonom.

“Tetapi, saya tidak pernah (korupsi) beserta itu karena saya gelisah beserta hukuman otonom itu tadi,” kata Mahfud bermutu acara Tabrak, Prof! di Pos Bloc, Jakarta, Rarang (7/2/2024).

Mahfud menjelaskan bahwa bermutu ilmu hukum terdapat dua jenis hukuman, yakni hukuman heteronom dan hukuman otonom.

Hukuman heteronom, lanjut Mahfud, merupakan hukuman yg dijatuhkan oleh negara. Misalnya semacam penetapan Tertuding oleh kepolisian, hukuman melalui pengadilan yang diputuskan oleh hakim, maupun tuntutan jaksa.

“Setiap orang itu memiliki hukuman otonom, yaitu kalau berbuat salah walaupunpun tidak ketahuan oleh hukum, ia merasa gelisah, merasa berdosa dan hukuman yang sifatnya otonom itu banyak sekali terjadi,” ungkapnya.

Mahfud menyebut salah satu bentuk hukuman otonom merupakan seseorang yang merasa dikucilkan ketika telah melakukan kesalahan.

“Itu sudah pernah bersalah, tidak ketahuan, tetapi dia jadi segan terkucil, kan banyak yang begitu,” kata mantan Menko Polhukam itu.

Sementara itu, Mahfud menceritakan bahwa selama menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terdapat banyak godaan, tetapi dia tidak tergoda.

“Saya kalau mau nih, dapat uang banyak loh waktu jadi hakim MK. Waktu jadi hakim MK itu kalau orang berperkara mau bayar kepeksis saya Rp2 miliar, Rp3 miliar satu perkara itu gampang. Banyak yang mau datang, mau ngasih. Saya tidak tergoda,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakarangming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa gerakan mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang peksis tanggal 11—13 Februari, dan hari-H Pengambilan suara peksis tanggal 14 Februari 2024. (Antara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *